Lima Hal Yang Harus Anda Ketahui Tentang Uang

//Lima Hal Yang Harus Anda Ketahui Tentang Uang

Lima Hal Yang Harus Anda Ketahui Tentang Uang

This post is also available in: English (English)

Armad Hammer menyatakan, “Uang adalah cinta pertama dan terakhir saya. Uanglah satu-satunya cita saya.” Apakah Anda setuju dengan Armand? Apakah Anda memikirkan uang Anda dengan hati-hati? Apakah Anda selalu mendapatkan target keuangan Anda? Apakah Anda merencanakan dan mengelola keuangan Anda di jalan Allah?

Ketahui bahwa uang dan harta Anda sebenarnya adalah amanah yang dititipkan Allah Subhanahu Wa Ta’ala kepada Anda. Hal pertama yang perlu diingat adalah Allah adalah Pemilik segala yang ada di dunia ini. Ia memberikan kita uang dan harta untuk menguji kita. Jika kita membelanjakan uang tersebut dengan bijak, mensucikannya, dan menginvestasikannya dengan hati-hati, maka Ia akan memberikan balasan yang berlipat ganda di dunia ini dan di akhirat nanti. Allah juga dapat dengan mudah mengambil semua uang dan harta kita. Banyak sekali cerita orang kaya yang jatuh bangkrut hanya dalam waktu singkat.

Ketahui berapa banyak uang yang Anda dapatkan, berapa banyak yang Anda habiskan, dan berapa banyak hutang Anda. Hal kedua adalah Anda harus mengetahui berapa banyak pemasukan Anda dalam satu rentang waktu. Misalnya, per minggu, per dua minggu, atau per bulan. Pastikan Anda menghabiskan pemasukan Anda sebesar 50-60% untuk konsumsi atau biaya hidup, 20-30% untuk membayar hutang atau cicilan hutang, 10-20% untuk tabungan dan investasi, dan 2.5-10% untuk mensucikan harta dengan membantu orang lain lewat zakat atau sedekah. Pastikan Anda membayar semua hutang Anda sampai lunas, seperti cicilan rumah, cicilan kendaraan, atau hutang kartu kredit. Rasulullah SAW selalu memanjatkan doa berlindung kepada Allah dari jeratan hutang di setiap selesai sholat (HR. Bukhari dan Muslim). Ayat yang paling panjang di Al-Qur’an (Al-Baqarah: 282) juga tentang berhutang. Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW menyatakan, “Siapa saja yang ketika meninggal dunia lepas dari tiga hal: kesombongan, kecurangan, dan hutang, dia akan masuk ke dalam surga firdaus” (HR. Tirmidzi).

Ketahui berapa saldo Anda. Apakah Anda memiliki saldo positif atau negatif dalam kehidupan Anda sehari-hari? Jika Anda telah mengurangi seluruh penghasilan Anda dengan seluruh pengeluaran Anda dan hasilnya negatif, Anda harus berhati-hati. Anda mungkin mengeluarkan uang untuk hal-hal yang tidak terlalu penting. Cek lagi semua pengeluaran Anda.Jika setelah dicek berkali-kali ternyata semua pengeluaran itu penting dan mendesak, Anda mungkin memerlukan sumber penghasilan tambahan. Pastikan Anda bekerja lebih keras dan lebih cerdas. “Orang terbaik adalah orang yang mendapatkan makanannya dari usaha tangannya sendiri. Nabi Daud AS mendapatkan penghasilan dari apa yang dikerjakan oleh tangannya,” begitulah Rasulullah SAW bersabda (HR. Bukhari).

Baca Juga: Bagaimana Cara Mensucikan Harta Kita?

Kenali Penasihat Keuangan Anda. Anda bisa menggunakan jasa seorang perencana atau penasihat keuangan. Pastikan Anda mengecek latar belakang dan rekam jejak si penasihat keuangan. Sebagian kecil penasihat keuangan mungkin memiliki konflik kepentingan atau bias kepada salah satu produk keuangan. Anda bisa mengecek latar belakang dan rekam jejak penasihat keuangan Anda di website finra.org or cfp.net.

Ketahui apa target pengelolaan keuangan Anda dalam rentang waktu tertentu. Tetap teguh dalam perencanaan keuangan Anda untuk mencapai target keuangan Anda. Jangan biarkan Anda sendiri yang “mencuri” uang Anda dengan cara menggunakannya tidak sesuai rencana. Disiplinlah! Jika penasihat keuangan Anda menawarkan suatu produk keuangan “sekali untuk seumur hidup” dan berusaha menjauhkan Anda dari target keuangan Anda, Anda perlu berhati-hati.

Selalu ingat bahwa uang Anda sejatinya bukan milik Anda. Itu adalah amanah yang dititipkan oleh Allah. Bukan uang yang akan membuat Anda merasa aman dan nyaman. Tapi, hanyalah iman kepada Allah yang bisa memberikan rasa aman dan kenyamanan. Semakin besar Anda membelanjakan uang dan harta Anda di jalan Allah, maka semakin bahagia dan aman perasaan kita.

 

This post is also available in: English (English)

By |2018-03-03T05:44:37+00:00Maret 3rd, 2018|Blog|0 Comments

Leave A Comment