Sejarah

/Sejarah
Sejarah2018-04-19T01:02:30+00:00

This post is also available in: English (English)

img_3047-001

Tahun 2012, saat Badai Sandy menerjang Pantai Timur Amerika Serikat (AS), para relawan dari komunitas Indonesia di New York dan Philadelphia menyediakan bantuan untuk para korban, terutama warga Indonesia di AS yang menjadi korban bencana. Para relawan ini pada akhirnya berjanji akan mengirimkan bantuan bagi warga Indonesia dan komunitas lain yang terkena bencana di AS.

Tahun 2013, kota Moore di Oklahoma juga diterjang oleh Angin Tornado EF-5 yang memporak-porandakan kota kecil tersebut. Lagi-lagi relawan Indonesia terjun langsung ke kota tersebut untuk menyalurkan bantuan ke shelter-shelter yang ada di Oklahoma. Organisasi lain, seperti Indonesian Diaspora Network (IDN), dan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI)-Houston juga mendukung dan terjun langsung untuk menyalurkan bantuan di Oklahoma. Setelah menyalurkan bantuan, para relawan ini setuju untuk membuat sebuah lembaga kemanusiaan nirlaba yang memiliki program-program pemberdayaan dan kebencanaan. Organisasi ini terinspirasi dari Dompet Dhuafa di Indonesia, yang didirikan oleh para jurnalis di tahun 1990-an dan menjelma menjadi salah satu lembaga kemanusiaan terkemuka di Indonesia.

Dompet Dhuafa di AS atau Dompet Dhuafa USA resmi didirikan 2 Januari 2014 dan diakui sebagai lembaga nirlaba resmi di AS oleh Dirjen Pajak (IRS) pada tahun 2015.  Dompet Dhuafa USA terdaftar sebagai lembaga kemanusiaan (charity) juga di negara bagian Pennsylvania. Organisasi ini sangat independen sedari awal. Sebagai program pertama, Dompet Dhuafa USA menyediakan layanan pendidikan bahasa Arab, Keislaman, dan Bahasa Indonesia untuk anak-anak di South Philadelphia, negara bagian Pennsylvania. Program pendidikan ini bertujuan untuk menguatkan identitas dan mengajarkan warisan budaya kepada anak-anak tersebut. Tanggapan yang baik dari masyarakat telah mendorong Dompet Dhuafa USA untuk memperluas program pendidikan ini. Pada musim semi tahun 2015, Dompet Dhuafa USA bermitra dengan Fumo Free Library di Philadelphia untuk menyediakan layanan pendidikan bahasa Arab untuk anak-anak yang lahir dari komunitas-komunitas berbahasa Arab di Philadelphia, seperti komunitas Aljazair, Maroko, dan Lebanon. Pada saat yang sama, Dompet Dhuafa USA juga menyediakan Workshop Batik bagi anak-anak Indonesia-Amerika di South Philadelphia bekerja sama dengan seniman batik Donna Backues.

Di musim semi tahun 2016, Dompet Dhuafa USA juga bekerja sama dengan House of Angklung dan Kedutaan Besar Republik Indonesia-Washington DC untuk mempromosikan alat musik tradisional Indonesia, Angklung, ke sekolah-sekolah di Philadelphia melalui program Angklung Goes To School. Program ini mengajak ratusan murid sekolah dasar di Philadelphia untuk belajar bermain anglung sambil memperkenalkan Indonesia. Dompet Dhuafa USA juga pernah memiliki kelompok menabung dan kelompok simpan-pinjam untuk memberdayakan komunitas secara ekonomi.

Sebagai organisasi yang lahir komunitas Indonesia di AS, Dompet Dhuafa USA juga menjadi perantara bagi komunitas Indonesia di AS dan tanah air tercinta. Dompet Dhuafa USA mengirimkan bantuan ke Indonesia saat bencana alam. Namun, di kemudian hari program kebencanaan ini diperluas tidak hanya mengirimkan bantuan saat bencana saja, tapi mengirimkan bantuan secara reguler, seperti program orang tua asuh, akikah, Ramadan, dan lain sebagainya.

Kami percaya bahwa kedermawanan sosial, kewibawaan penerima manfaat, keberlangsungan program, dan kesetaraan adalah prioritas tertinggi dalam menyalurkan bantuan dan memberdayakan semua komunitas di seluruh dunia.

This post is also available in: English (English)