Orientasi Program “Persiapan Menuju Kuliah” di DAYA Center

//Orientasi Program “Persiapan Menuju Kuliah” di DAYA Center

Orientasi Program “Persiapan Menuju Kuliah” di DAYA Center

This post is also available in: English (English)

Hari ini DAYA Center-Dompet Dhuafa USA meluncurkan angkatan kedua program “Persiapan Menuju Kuliah”. Tahun lalu program ini sukses menemani siswa SMA untuk memilih jurusan dan mendaftar ke kampus atau universitas. Tahun ini, program “Persiapan Menuju Kuliah” ini akan diperuntukan untuk siswa SMA kelas 11 dan kelas 12. Untuk kelas 11, program akan difokuskan untuk pemilihan jurusan dan pendaftaran kampus. Sedangkan, untuk kelas 12 yang telah diterima di kampus/universitas, program difokuskan untuk kiat-kiat menyeimbangkan aktivitas belajar, bekerja (jika diperlukan), organisasi, dan kehidupan pribadi.

Tak diragukan lagi bahwa memiliki latar belakang pendidikan sarjana adalah salah satu kunci untuk meningkatkan kualitas kehidupan di AS. Sayangnya, populasi orang Indonesia-Amerika yang sangat kecil seringkali tak bisa dilacak melalui data statistik. Data dari AAPI kurang bisa dipertanggungjawabkan akurasinya. Untuk sebagian besar orang Indonesia-Amerika yang lahir di AS atau memiliki dokumen izin tinggal resmi, merasakan kehidupan kampus mungkin dilihat sebagai kebutuhan sama seperti orang Amerika lainnya. Mereka pergi ke program “Persiapan Menuju Kampus” dan mengetahui peluang-peluang pembiayaan masuk kampus. Namun, sekitar 14.3% orang Indonesia di AS hidup di bawah garis kemiskinan dan membuat mereka kesulitan mendorong anak mereka untuk berkuliah.

% living in poverty

Group All Americans All Asians All Indonesians
All 15.1% 12.1% 14.3%
U.S. born 14.7% 11.2% 13.6%
Foreign born 17.8% 12.8% 14.5%

Note: Poverty status is determined for individuals in housing units and noninstitutional group quarters. It is unavailable for children younger than 15 who are not related to the householder, people living in institutional group quarters and people living in college dormitories or military barracks. Due to the way in which the IPUMS assigns poverty values, these data will differ from those provided by the U.S. Census Bureau. Due to data limitations, figures for Indonesians based on single-race population only, regardless of Hispanic origin. Figures for all Asians based on mixed-race and mixed-group populations, regardless of Hispanic origin. See methodology for more detail.Source: Pew Research Center analysis of 2013-2015 American Community Survey (IPUMS).

Dari data sensus nasional AS, diperkirakan sekitar lebih dari 113,000 orang Indonesia tinggal di Amerika dan terkonsentrasi di California bagian Selatan, New York, Philadelphia, Washongton DC, Seattle dan daerah Los Angeles. Populasi orang Indonesia yang tak memiliki izin tinggal resmi juga besar. Anak-anak yang tak bersurat ini tidak mendapatkan bantuan keuangan dari Pemerintah AS atau tidak masuk kualifikasi untuk beasiswa. Banyaknya orang Indonesia di AS yang membutuhkan bantuan untuk mendaftarkan anaknya ke universitas, membuat DAYA Center-Dompet Dhuafa USA membuka program “Persiapan Menuju Universitas”.

  

This post is also available in: English (English)

By |2018-02-09T23:32:32+00:00Januari 11th, 2018|Kabar DD-USA Bahasa Indonesia|0 Comments

Leave A Comment